Kamis, 22 Oktober 2015

Surga Dibalik Semak-semak "PUSSAHELU"


Pantai Pussahelu yang terletak di kawasan wisata Tanjung Bira, letaknya besebelahan dengan Pantai Bara kurang lebih 2 KM. Akses menuju ke lokasi harus menembus semak-semak yang cukup rimbun, jika ke sana menggunakan kendaraan roda 2 atau pun roda 4 waktu yang ditempuh dari pantai Bara tidak lebih dari 30 menit. Kendaraan pun dapat diparkir di lokasi Camp, oh iya di pantai Pussahelu belum ada fasilitas apapun. Jadi klau ingin merasakan Privat Beach disini lokasinya, bawa bekal, bawa tenda, bawa alat menyelam, paling penting bawa pasangan.

Saat saya bersama teman-teman dari #ExploreBulukumba, #Jollorock, #InstaMakassar mengexplore pantai pussahelu, kami takjub melihat pasir putih yang halus dan dikelilingi oleh tebing karang. Tak kalah menajubkan air laut yang jernih. Saat senja menjelang matahari mulai kembali ke ufuk barat dan keheningan mulai meyerang hanya deburan ombak yang terdengar. Saat itu terasa masalah apapun di dunia ini hilang, sensasi itu yang kami rasakan saat berada disana.

SURGA DIBALIK SEMAK-SEMAK
PANTAI PUSSAHELU

Jumat, 09 Oktober 2015

Explorer Bulukumba

Sebagai suku yang terkenal berani merantau, kaos ini kami dedikasikan kepadamu. Sebuah media untuk mengenalkan Bulukumba kepada teman-teman kamu di luar sana, yang mungkin baru kali pertama mendengar kata 'Bulukumba'. Kami bangga terlahir di tanah ini. Dan kemanapun bumi kami pijak, senyum ramah orang-orang Bulukumba selalu terpatri dalam dada kami. Semoga kamu juga merasakan hal yang sama, ingin memperkenalkan tanah ini kepada siapapun yang bertegur sapa denganmu, yang juga mungkin tertarik dengan asal muasalmu. Kaos Official kami berkolaborasi dengan Jollorock  sudah bisa di dapatkan di store @jollorock. 
Harga Rp 130.000,- .
Atau hubungi WA/SMS 082293350311
Jangan sampe kehabisan ya!
#ExploreBulukumba
#JollorockFamily
#Supportlocalbrand

Rabu, 06 Mei 2015

Pantai Lemo - Lemo

Selain Pantai Tanjung Bira dan Pantai Mandala Ria di Desa Ara, sekitar 7 Km dari lokasi pembuatan Perahu Phinisi di Tanahberu, terdapat lokasi pengembangan pariwisata Pantai Lemo-Lemo. Kawasan ini seluas 508 Ha. Selain Pantai Tanjung Bira dan Pantai Mandala Ria di Desa Ara, sekitar 7 Km dari lokasi pembuatan Perahu Phinisi di Tanah beru, terdapat lokasi pengembanganpariwisata Pantai Lemo-Lemo. Kawasan ini seluas 508 Ha.
http://wisatabulukumba.blogspot.com/
Pantai Lemo-Lemo Bonto Bahari

Tana Beru, Tanah Para Pembuat Perahu Phinisi dan Pelaut yang Tangguh


Selain menawarkan keindahan alam, pasir putih, dan air yang jernih, Pantai Tanjung Bira juga menyimpan suatu pesona yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Siapa sangka, tidak jauh dari pantai tersebut, terdapat desa pesisir yang penduduknya berprofesi sebagai pembuat perahu Pinisi. Terletak di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Tana Beru, perkampungan pesisir pembuat perahu Pinisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke pantai selatan Makassar.

Makam Dato Tiro

Makam Dato Tiro

Salah satu objek wisata andalan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bulukumba adalah Makam Dato Tiro, di kampung Hila-hila, Kelurahan Eka Tiro, Kecamatan Bontotiro. Makam yang sudah berusia ratusan tahun itu, hingga kini tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik wisatawan lokal, maupun wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. 
Lokasi objek wisata tersebut terletak sekitar 180 km dari Kota Makassar yang dapat ditempuh dengan perjalanan darat dengan waktu sekitar 4-5 jam. Tarif bis umum dari Makassar ke Bontotiro antara Rp 40.000 hingga Rp 50.000.

Senin, 23 Maret 2015

Pantai Mandala Ria

Pantai Mandala Ria yang terletak di desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba yang berjarak 34 Km dari kota Bulukumba merupakan pantai yang masih alami dengan pasir pantai putih dan air lautnya yang jernih.
Mandala Ria, Pantai Indah Bulukumba yang Belum Terekspos

Kawasan Adat Ammatoa (Kajang)


Wisata Bulukumba-Suku Kajang Ammatoa Sulsel Berpakaian serba hitam dan tidak memakai alas kaki menjadi identitas masayarakat Ammatoa Kajang. Sebuah komunitas masyarakat di Kabupaten Bulukumba yang memiliki budaya unik dan cenderung terbelakang. Berkunjung ke Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, belum lengkap tanpa memasuki kawasan adat Ammatoa, mempelajari kearifan lokal masyarakat dalam melestarikan budaya dan adat istiadatnya yang telah bertahan ratusan bahkan ribuan tahun. Kawasan adat masyarakat Kajang berada dalam wilayah administrasi desa Tana Toa, berjarak 56 km dari kota Bulukumba. 

Tujuan Wisata yang ada di Kab. Bulukumba

Pada kesempatan ini kita membahas tujuan wisata yang ada di Bulukumba, yuk kita bahas satu persatu.....

Kabupaten Bulukumba merupakan kabupaten yang terletak di ujung bagian selatan ibu kota Propinsi Sulawesi Selatan, yang terkenal dengan industri perahu phinisi yang banyak memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah.

Luas wilayah kabupaten Bulukumba 1.154,67 Km2 dengan jarak tempuh dari Kota Makassar sekitar 153 Km[1]. Tidak dapat dipungkiri Bulukumba sebagai salah satu kabupaten yang menjadi objek wisata para wisatawan domestik maupun wisatawan asing. 

Daerah yang dikenal dengan motto “Bulukumba Berlayar” ini memiliki alam yang indah dan sangat prospek untuk agrowisata. Di samping itu, ada wisata budaya dan wisata religius, serta wisata teknologi. Potensi itu merupakan aset besar dan akan berkontribusi bagi peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata.
Beberapa Obyek Wisata Andalan Bulukumba :